Back to blog
Hidup Seorang Laki-Laki Hanya untuk Pengorbanankah?
Refleksi

Hidup Seorang Laki-Laki Hanya untuk Pengorbanankah?

1 min readSilverpunk

"Terkadang pola pikir Ayah lebih sulit dibayangkan dari pada Roket bisa terbang ke bulan."


Pernah terlintas sebuah pertanyaan sederhana: apakah hidup seorang laki-laki pada akhirnya memang hanya untuk berkorban?

Melihat sosok seorang ayah, kita sering kali dibuat bingung membaca bagaimana jalan pikirannya bekerja. Ia jarang mengeluh, tidak banyak bicara soal lelahnya, dan selalu memilih diam. Namun di balik keheningan itu, ia terus bergerak memastikan keluarganya tidak kekurangan.

Banyak orang menganggap merancang roket ke luar angkasa adalah hal paling rumit di dunia. Namun kenyataannya, memahami kerelaan seorang ayah untuk menelan rasa takut dan lelahnya sendiri setiap hari ternyata jauh lebih sulit untuk dibayangkan.

Ia tidak pernah meminta tepuk tangan, apalagi menagih balasan. Bagi seorang ayah, melihat orang-orang yang dicintainya bisa tersenyum dan aman sudah lebih dari cukup.

Semoga semesta senantiasa memberikan kemudahan, ketabahan, dan jalan yang lapang dalam setiap usaha serta perjuangan seluruh ayah di dunia.