Kembali ke Semua Projek

Simulasi Sistem Antrian Layanan Kuliner (Studi Kasus Warung Marem Jojoran)

Analisis riset operasional dan simulasi antrian Single Channel-Single Phase berbantuan SPSS dan WinQSB untuk mengevaluasi tingkat utilitas server dan memangkas waktu tunggu pelanggan.

Riset OperasionalTeori Antrian (M/M/1)WinQSBSPSSDistribusi Statistik
Simulasi Sistem Antrian Layanan Kuliner (Studi Kasus Warung Marem Jojoran)

Dokumentasi & Ringkasan Teknis

Ringkasan Studi Operasional

Antrian merupakan dinamika umum dalam industri layanan publik dan kuliner lokal. Pada jam-jam sibuk (peak hours makan siang dan malam), penumpukan pelanggan di tempat pemesanan dapat menurunkan kenyamanan konsumen serta efisiensi operasional warung. Penelitian operasional ini menganalisis kinerja sistem antrian pada Warung Marem Jojoran, Surabaya dengan pendekatan pemodelan stokastik dan simulasi komputer untuk merumuskan kapasitas pelayanan yang ideal.

Metodologi & Pengujian Statistik

  1. Pengambilan Data Lapangan Primer: Mengamati dan merekam waktu kedatangan (arrival time), waktu pelayanan (service time), serta waktu selesai pelanggan secara langsung di lokasi.
  2. Karakteristik Sistem: Sistem layanan menerapkan disiplin First Come First Served (FCFS) dengan struktur model Single Channel – Single Phase (satu jalur antrian dan satu fasilitas pelayanan utama).
  3. Uji Kebaikan Suai (Goodness-of-Fit): Menggunakan uji non-parametrik Kolmogorov-Smirnov melalui SPSS untuk menentukan jenis distribusi empiris:
    • Waktu antar kedatangan pelanggan terbukti mengikuti Distribusi Eksponensial.
    • Waktu durasi pelayanan terbukti mengikuti Distribusi Normal.

Simulasi Antrian Berbantuan WinQSB

Parameter laju kedatangan (λ / lambda) dan laju pelayanan (μ / mu) yang diperoleh diolah lebih lanjut ke dalam modul Queuing Analysis pada perangkat lunak WinQSB:

  • Tingkat Utilitas Server: Hasil simulasi memperlihatkan tingkat kesibukan server (server utilization rate) yang sangat tinggi pada jam puncak, mengonfirmasi tingginya probabilitas terjadinya barisan penungguan panjang.
  • Rekomendasi Manajerial: Berdasarkan simulasi komputasi, penyesuaian alokasi tenaga saji atau penambahan fasilitas kanal pelayanan (menjadi Multi-Channel Single Phase) direkomendasikan untuk memangkas rata-rata waktu tunggu pelanggan (waiting time) secara signifikan dan meningkatkan kepuasan konsumen.

Peneliti & Afiliasi

  • Penulis: Adam Havenia Pratama (181221006)
  • Institusi: Program Studi S-1 Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Airlangga